16 January 2013

Arti dan Makna Lambang ITMAM




Arti dan Makna Lambang ITMAM


I. PENCIPTA
1. Lambang ITMAM diciptakan oleh : SLAMET MULYANI

II. BENTUK

1. Lambang organisasi berbentuk segi lima dengan beberapa lekukan, berarti ikhlas beramal dan lentur dalam bersikap namun tegas dan bijaksana dalam berprinsip.

2. Sembilan bintang melambangkan keluarga Nahdlatul Ulama, yaitu:

a. Satu bintang besar ditengah atas melambangkan Nabi Muhammad.

b. Empat lainnya di kanan melambangkan khulafaur rasyidin, yaitu Abu Bakar, Umar bin Khotob, Ustman bin Affan dan Ali bin Abi Tholib.

c. Empat lainnya di kiri melambangkan madzhab empat, yaitu Hanafi, Maliki, Syafi`i dan Hambali.

d. Sembilan bintang secara keseluruhan dapat berarti :



1) Rasulullah dengan empat orang sahabatnya serta empat orang imam mazhab itu laksana bintang yang selalu bersinar cemerlang, mempunyai kedudukan yang tinggi dan penerang umat manusia.

2) Sembilan bintang juga menggambarkan sembilan orang pemuka penyebar agama Islam di Indonesia yang disebut dengan Wali Songo.

3. Dua kitab di atas kitab kuning secara berurutan bermakna al-Qur`an dan al-Hadits

4. Kitab Kuning dan Pena dari Bulu Angsa diatas Rehal melambangkan tradisi Pondok Pesantren.

5. Globe dibelakang kitab kuning dan dua kitab lainnya menunjukkan gambar dunia melambangkan eksistensi dan peran serta organisasi dalam kancah dunia.



III. TULISAN

1. Kata ITMAM merupakan nama organisasi yang secara harfiah berarti sempurna.

2. إتحاد متخرّجي المعهد merupakan nama panjang organisasi dalam redaksi bahasa Arab.

3. واعتصموا بحبل الله جميعا ولا تفرقوا yang berarti “berpegang teguhlah kamu sekalian dengan agama Allah dan janganlah bercerai berai” merupakan Motto organisasi.

4. Himpunan Alumni Pondok Pesantren merupakan nama panjang organisasi dalam redaksi bahasa Indonesia yang berarti “Himpunan Para Santri Setelah Menunut Ilmu dari Pondok Pesantren”



IV. WARNA

1. Warna dasar hijau tua, berarti subur.

2. Warna kuning tepi segi lima, kitab, dan sebagaimana nama panjang organisasi dalam redaksi bahasa Arab, dan Indonesia berarti hikmah dan cita-cita yang tinggi.

3. Warna biru yang mengapit warna kuning pada tebi lambang, berati intelektualitas.

4. Warna Putih sebagaimana nama dan motto organisasi berarti kesucian.

5. Warna Orange sebagaimana pena dari bulu angsa dan dua kitab berdiri, berarti kehangatan dan keramahan.

6. Warna hitam sebagaimana bayang-bayang Kitab dan Rehal, berarti keabadian.



V. PENGGUNAAN

1. Lambang ITMAM digunakan pada papan nama, kop surat, jaket, kartu anggota, dan benda atau tempat lain yang tujuannya untuk menunjukkan identitas organisasi.

2. Ukuran lambang ITMAM disesuaikan dengan wadah penggunaanya.



Pekanbaru, 15 Januari 2013

ITMAM (Ittihadu Mutakhorriji Al Ma'had)

No comments:

Post a Comment